....teman tumbuh....
  • Home
  • Book
  • Blog
  • Parenting
  • Personal
  • Relationship
  • Women Empowerment
  • Beauty
  • Travel



Tidak terasa sudah memasuki bulan terakhir di 2020, atmosfer liburan mulai terasa. Bisa dibilang memasuki Desember di 2020 ini adalah fase yang menentukan study dan karierku ke depan. Banyak tugas dan tuntutan yang harus diselesaikan tepat di dua minggu pertama bulan Desember ini. 

Untuk tetap menjaga kewarasan, aku mengambil jeda untuk berlibur. Yeayyy. Libur telah tiba, hahaha. 
Untuk berlibur ke luar kota atau mendatangi tempat wisata yang ada di Jogja, rasanya aku belum berani karena angka penularan virus Corona yang semakin meningkat. 

Untuk itu aku memutuskan untuk staycation di salah satu resort di Jogja, tepatnya di Laluna Resort. Saat ini pilihan untuk berlibur lebih aman dengan staycation menurutku. Laluna resort terletak tidak jauh dari pusat kota Yogyakarta, tepatnya berada di Jalan Palagan Tentara Pelajar KM 8, Ngaklik, Sleman. 

Bertepatan di pinggir jalan dan memiliki desain yang mencolok membuat Laluna Resort ini mudah sekali ditemukan. 



Baca juga : Tips Mudik Aman di Tengah Pandemi COVID 19

Interior ala Gipsy

Laluna Resort menawarkan interior ala Gipsy di setiap sudut, kamar dan juga cafenya. Ketika memasuki area resepsionis, kalian akan disambut dengan pernak-pernik unik berwarna-warni, kursi kayu yang estetik, dan resepsionis yang ramah. 

Laluna Resort memiliki 12 kamar dengan dua tipe yaitu Deluxe dan Family. Untuk kamar tipe Delux bisa diisi oleh dua orang dan kamar tipe family yang bertingkat dan bisa diisi sekitar lima orang. Di dalam kamar tersedia televisi, air conditioner, box makanan, dan bath up. 




Desain hunian yang unik

Ketika memasuki pagar yang bertuliskan Laluna, kalian akan disambut oleh jejeran lampu taman sepanjang jalan menuju kamar. Kemudian kalian akan melihat kamar-kamar dengan warna yang unik dan cantik ala interior Gipsy. 

Selain itu juga ada kolam renang yang terletak ditengah-tengah area kamar-kamar. Terdapat juga tempat duduk di bawah pohon yang rindang serta ditemani gemercik air. 

Saya menikmati waktu malam dengan duduk di teras kamar dan menikmati pemandangan lampu taman, suara jangkrik dan gemercik air ditemani secangkir teh hangat. 




Restoran 

Selain penginapan, Laluna juga menyediakan restoran yang juga bergaya interior ala Gipsy. Kalian bisa memesan ragam makanan dan minuman dan juga bisa cendle light dinner di lantai dua restoran ini. 

Kebetulan saya memesan nasi ayam bali dan jus semangka. Pengunjung restoran tidak terlalu ramai sehingga nyaman sekali untuk menikmati suasananya. 



Laluna Resort tepat sekali dijadikan pilihan untuk menikmati staycation sendiri maupun bersama keluarga. 

Tersedia juga sarapan berupa nasi goreng dan nasi kuning beserta aneka jus buah. Untuk harga per malam satu kamar tipe Deluxe dibandrol seharga Rp 625.000

Untuk kalian yang sedang berlibur ke Jogja ataupun ingin staycation, boleh banget menginap di Laluna Resort. Happy Holidayyy!




Kerap kali saya mendapatkan pertanyaan tentang apa itu coaching dan bagaimana cara kerja serta sistemnya. Pertanyaan ini adalah pertanyaan pertama kali diajukan para coachee ketika mereka mendaftarkan diri untuk mengikuti sesi coaching.

Coaching sendiri bukanlah hal yang baru, mungkin biasanya mendengar coaching ada dalam kegiatan olah raga, tetapi coaching tidak hanya bisa diterapkan kepada para atlet olah raga saja. 

Lebih dari itu coaching bisa diterapkan untuk pengembangan diri bahkan pengembangan sebuah perusahaan. 

Dalam artikel ini akan dijelaskan apa itu coaching, manfaat, serta bagaimana sesi coaching berjalan. Tujuannya adalah agar pemahaman tentang coaching semakin meluas dan setiap orang bisa merasakan manfaat dari sesi coaching. 

Penjelasan selalu dimulai dengan definisi, dan definisi coaching adalah proses membuka kunci potensi seseorang untuk memaksimalkan kinerjanya. Seorang coach akan membantu coachee (seseorang yang sedang di coaching) untuk mengetahui potensi dan sumber daya yang dimilikinya, sehingga bisa menemukan cara yang paling tepat dan sesuai dengannya dalam mewujudkan target ataupun goals.

Baca juga: Hipnoterapi dalam Mengubah Perilaku.


Seorang coach tidak serta merta memberi tahu cara-cara dan jalan apa yang bisa ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut, namun seorang coach akan menggali sumber daya coacheenya untuk menemukan jalannya sendiri. 

Dimana sumber daya tersebut biasanya sudah ada pada diri coachee, hanya saja coachee belum menyadari dan belum mengetahuinya.

Kemudian muncul juga pertanyaan apa perbedaan antara training, coaching, dan mentoring. Ketiganya adalah cara-cara yang digunakan untuk pembelajaran dan memaksimalkan potensi namun ada perbedaan diantara ketiganya. 

Training adalah usaha pengenalan untuk mengembangkan pengetahuan atau kinerja. Mengajarkan keterampilan yang dibutuhkan untuk menunjang karir atau pengembangan pribadi.

Mentoring adalah proses pembelajaran di mana seorang mentor langsung memberi tahu cara dan langkah apa saja yang harus ditempuh untuk mencapai suatu target. 

Bagi sebagian orang yang sudah memiliki potensi yang memadai dan menyadari sumber daya yang dimilikinya, maka dengan bantuan mentor seseorang tersebut akan bisa mendapatkan apa yang menjadi goalnya. 

Bagi sebagian orang lagi, mentoring justru akan membuat proses belajar kurang efektif. Dikarenakan seseorang tersebut belum menyadari dan mengetahui betul apa alasannya dalam mencapai target dan belum menyadari sumber daya apa yang dimilikinya untuk mencapai goal. 

Seseorang tersebut hanya memiliki keterampilan dan niat yang kuat saja, dan itu tidaklah cukup dalam mencapai sebuah tujuan.

Kenapa kurang efektif? Karena dengan cara dan langkah yang ditentukan mentor bisa jadi tidak sesuai dengan keadaan sang mentee (orang yang di mentoring), sehingga hanya menjalani saja tanpa mengerti betul alasannya dalam mencapai tujuan tersebut. 

Coaching digunakan dalam ruang lingkup yang luas. mulai dari mengatasi stres kerja, peningkatan potensi akademik, pengembangan diri, hubungan, memperbaiki kualitas pencapaian dan perencanaan hingga pengembangan kepemimpinan. 


Baca juga : Hipnoterapi Dalam Mengubah Perilaku




Proses dalam sesi coaching meliputi:

Penentuan Goal.

Coachee dibimbing untuk mengetahui apa yang sebenarnya ingin ia capai. dengan alasan yang kuat seseorang akan lebih terpacu untuk mencapai targetnya. alasan akan menjadi tonggak yang kokoh untuk proses selanjutnya. 

Merencanakan Strategi.

Membantu untuk menemukan strategi paling cocok dan cepat yang sesuai untuknya. Dengan pertanyaan yang diajukan, seorang coach membimbing dan membantu coacheenya untuk menggali jawaban yang ada dalam dirinya.

Monitoring. 

Selanjutnya tugas seorang coach adalah memantau perkembangan coachee dalam melaksanakan proses yang sudah ditetapkan. Keberhasilan sepenuhnya ada di tangan coachee, karena sebagus apapun strategi dirancang, jika tidak dieksekusi maka tidak akan sampai pada goal yang sudah ditetapkan. 

Selain bingung dengan proses coaching, saya juga membaca kebingungan pada coachee terkait pertanyaan yang kerap kali diajukan seorang coach. 

Mengapa banyak sekali pertanyaan dalam sesi coaching? 

Karena kembali pada tujuan awal sesi coaching yaitu menemukan alasan sebenarnya dibalik alasan mengapa ia ingin mencapai goals tersebut, menggali potensi, sumber daya yang dimilikinya untuk mencapai targetnya dan agar coachee bertumbuh dan berkembang menjadi individu yang mandiri, berkompeten, dan menemukan proses yang paling tepat bagi coachee untuk mencapai tujuannya. 

I absolutely believe that people, unless choached, never reach their maximum capabilities - Bob Nardelli

Raih mimpi dan maksimalkan potensi Anda dengan bantuan life coach kami. 


Hipnoterapi sudah lama dikenal sebagai salah satu cara penyembuhan permasalahan psikologis. Namun di kalangan masyarakat masih banyak yang belum mengetahui fakta-fakta tentang hipnoterapi dan belum mengetahui bagaimana hipnoterapi bisa menyembuhkan permasalahan psikologis. 

Banyaknya mitos-mitos yang beredar kuat dan luas di masyarakat tentang hipnoterapi, membuat hipnoterapi tak jarang memiliki citra buruk dan dekat dengan dunia kriminal. Padahal pada nyatanya hipnoterapi adalah salah satu metode penyembuhan yang sudah banyak membantu orang lain sembuh dari permasalahan psikologisnya. 

Dalam artikel ini akan dijelaskan tentang hipnoterapi beserta dengan fungsi dan cara kerjanya. Sehingga lebih memahami, tidak ada keraguan dan mispersepsi tentang hipnoterapi. 


Baca juga : How to Cure Yourself with Love Letter


Definisi Hipnoterapi


Setiap penjelasan selalu berangkat dari definisi, karena dari sanalah kita mendapatkan informasi pertama tentang suatu hal. Hipnoterapi adalah salah satu cabang ilmu psikologi yang mempelajari manfaat sugesti untuk mengatasi masalah pikiran, perasaan dan perilaku. 

Hipnoterapi dikatakan juga sebagai salah satu teknik terapi pikiran menggunakan hipnosis. Hipnoterapi merupakan aplikasi hipnosis dalam menyembuhkan gangguan mental dan meringankan gangguan fisik.




Bagaimana Hipnoterapi Mengubah Perilaku?

Untuk mengubah perilaku seseorang banyak sekali caranya, beberapa di antaranya adalah dengan cara konvensional yaitu perubahan perilaku yang memerlukan usaha dan upaya yang sistematis secara mental maupun spiritual. 

Perubahan sistematis tentu membutuhkan waktu yang lama dan konsistensi yang tinggi. Pengkondisian lingkungan dan meningkatkan pengamalan ajaran agama. 

Sementara hipnoterapi menyelesaikan langsung ke sumber masalah di pikiran bawah sadar. Di mana pikiran bawah sadar manusia merupakan pusat database program dan informasi dalam diri manusia. 

Dalam proses hipnoterapi akan menggunakan metode sugesti untuk memberikan perubahan perilaku dan sugesti tersebut bisa di deteksi kembali pada saat dalam pikiran sadar. 

Dalam keadaan tertentu manusia dapat dipengaruhi oleh kata-kata tertentu sehingga kata-kata tersebut memiliki kekuatan untuk mengendalikan perilakunya. 


Manfaat Hipnoterapi

Hipnoterapi memiliki banyak sekali manfaat dalam kehidupan manusia. Dalam artikel ini akan dijelaskan manfaat hipnoterapi pada tiga bidang kehidupan yaitu :

Dalam bidang psikologi. Untuk mengatasi masalah psikis seperti kecemasan, trauma,  stres, depresi, frustasi, emosi negatif, malas, mental blok, sakit hati dan lain-lain. 

Dalam beberapa gangguan mental berat, hipnoterapi disarankan sebagai tindakan tambahan dan terkadang juga tidak disarankan untuk menjadi tindakan penyembuhan. Jadi tergantung pada jenis gangguan psikis yang dialami.

Bidang Kesehatan.  Pikiran dan fisik memiliki hubungan dalam menciptakan rasa sakit. Maka dari itu, tidak jarang penyakit fisik disebabkan oleh pikiran.  

Hipnoterapi mampu menyembuhkan penyakit dengan mengatur pikiran akan sebuah kesembuhan. Sugesti yang diberikan dalam proses hipnoterapi menimbulkan motivasi untuk sembuh dengan begitu dapat meredakan penyakit pada bagian tertentu. 

Hipnoterapi juga sering digunakan dalam program diet. Dalam prosesnya, sugesti mampu membuat seseorang untuk mengontrol pola makan yang menunjang program diet. 

Pengembangan Diri. Hipnoterapi juga tidak jarang digunakan untuk keperluan pengembangan diri. Dalam mengembangkan potensi diri, seseorang tidak terlepas dari hambatan seperti malas, terlalu banyak pikiran, mental blok, pemahaman yang keliru tentang pencapaian dan lain-lain. 

Dengan itu hipnoterapi mampu menghilangkan hambatan tersebut sehingga seseorang bisa mencapai perkembangan dirinya dengan maksimal. 

Yuk, raih kesejahteraan psikologis Anda dengan bantuan hipnoterapis. 



Halo, apa kabarnya? Akhirnya aku bisa menulis lagi dan kali ini akan menulis tentang blogwalking. Apa tuh?? Jadi, blogwalking adalah aktivitas "jalan-jalan"nya blogger dengan mengunjungi dan membaca situs blog lain. 

Biasanya, blogwalking dilakukan untuk mencari ide, mencari informasi tentang suatu barang, atau apapun, dan untuk menjalin keakraban sesama blogger. Biasanya aku selalu blogwalking setelah menautkan link pada kolom komentar di postingan facebook Blogger Perempuan. 

Disana banyak sekali link-link blog teman-teman blogger lain yang bisa dikunjungi dan pastinya akan mendapatkan informasi baru, juga menjalin komunikasi dengan meninggalkan komentar di kolom yang sudah tersedia.

Dari blogwalking aku bisa belajar banyak hal tentang menulis, ide konten tulisan, dan belajar tentang blog itu sendiri. 

Terkadang jika aku tertarik dengan topik, tampilan, bahkan hal-hal unik dalam satu blog yang kukunjungi aku biasanya langsung menghubungi pemilik blog tersebut dan sharing banyak hal padanya. jadi kegiatan blogwalking ini sangat seru bagiku. 

Menjalin networking sesama blogger.


Salah satu manfaat dari blogwalking adalah menjalin networking sesama teman-teman blogger lain. Dari jaringan pertemanan ini kita bisa banget untuk bertukar informasi tentang blogging, tentang niche masing-masing atau tentang hal lainnya dengan teman-teman sesama blogger. 

Kita juga bisa saling mendukung untuk terus berkarya melalui tulisan-tulisan kita di blog ataupun website masing-masing. 

Baca juga : Surga Kecil di Perairan Sibolga, Pasirnya Bak Bedak Tabur

Mendapatkan ide dan inspirasi. 


Yaps, ide dan inspirasi hal yang pasti didapatkan melalui blogwalking, dengan mengunjungi situs blog lain, kita akan mendapatkan inspirasi untuk menulis, ataupun untuk membangun blog kita sendiri. 

Belajar dari blogger lain.


Seperti yang sering kulakukan, ketika takjub melihat satu situs blog, aku akan langsung belajar langsung pada pemilik blog tersebut, entah mengenai bagaimana proses menulisnya, bagaimana mengoptimasi dengan keyword, dan lain-lain. 

Mendukung sesama blogger.


Dengan blogwalking kita bisa mendukung dan mengapresiasi karya dari blogger lain. menurutku ini penting untuk dilakukan agar semangat dalam menulis dan berbagi tetap terjaga. 

Terkadang selain apresiasi dari diri sendiri, kita juga butuh apresiasi dari teman-teman lain, bisa dalam bentuk kritik saran, juga masukan masukan agar tulisan kita menjadi lebih baik lagi. 

Menjalin kerja sama. 


Menjalin kerja sama mungkin saja terjadi dari blogwalking. Misalnya kita mengunjungi blog dengan niche yang sama dengan blog kita, kan bisa banget untuk membuat event atau berkolaborasi dengan teman-teman blogger yang memiliki niche yang sama, atau juga bisa saling menjadi penulis tamu jadi semakin seru, deh. 


Jadi itu pengalaman aku ketika blogwalking dan apa saja yang kudapatkan dari sana. Sejauh ini aku masih suka klik-klik link di positngan facebooknya Blogger Perempuan untuk mengunjungi blog teman-teman yang lain. 

Yuk rajin jalan-jalan ke blog teman-teman lainnya, dan tinggalkan jejakmu di sana. 

                                                  

Holaaa, setelah sekian lama tidak update review buku, akhirnya aku kembaliii. Kali ini aku ingin review buku self improvement yang berjudul Menari di Tengah Badai karya Sarah Ester. Buku ini di terbitkan oleh Elex Media Komputindo, dengan tebal 165 halaman. Buku ini terdiri dari 40 chapter yang dimana setiap chapter sangat-sangat menggugah sekaligus menampar. Untuk menyelesaikan buku ini aku menghabiskan waktu 3 hari, waktu yang lama untuk buku 165 halaman. Bukan tanpa alasan, bagiku isi buku ini harus benar-benar diresapi dan diamalkan karena sebagai manusia kita selalu berada dalam badai kehidupan. Dari satu gelombang ke gelombang lainnya, dari yang menyenangkan, menggelitik, hingga menggulung-gulung tiada ampun. Untuk itu perlu sekali memiliki kemampuan dasar "menari" untuk tetap hidup dan bahagia dalam gulungan ombak tersebut. 

Buku ini diawali penulis dengan kisah gurunya Ibu Suanna. Dimana sang gurulah yang pertama kali menguatkan hatinya bahwa penulis memiliki tulisan yang bagus. Dari sini aku mendapat pelajaran yang dalam sekali, tentang terkadang aku suka menilai sesuatu berdasarkan apa yang tampak, bukan pada kandungan, isi ataupun substansinya. Jika sedikit saja ingin menilai di luar dari penilaian orang-orang, menilai secara manusiawi mungkin akan sedikit orang-orang yang merasa tak berdaya, merasa dirinya kurang, dan perasaan sejenis. 

Bahasa dalam buku ini lembut sekali, menarikku untuk memikirkan kembali tentang bagaimana aku menyikapi setiap badai yang sudah berlalu, kenapa sempat merasa putus asa, kenapa sempat merasa tak berguna. Menari di Tengah Badai benar-benar mengajari dan menyadarkanku bagaimana bersahabat dengan badai itu sendiri, memandang jauh ke dalam diri, memandang orang lain dari sisi yang berbeda dan di luar dari kebiasaan orang pada umumnya. 

Lima guci kehidupan.

Cerita pertama dalam buku ini adalah tentang lima guci kehidupan. Dimana setiap manusia, siapa pun dia telah Tuhan berikan setidaknya lima guci dalam hidupnya. Masing- masing berisi kasih karunia, damai sejahtera, sukacita, kesehatan, dan waktu. di antara yang kelima, guci mana yang sering disia-siakan, ataupun guci mana yang padanya fokusmu tidak seimbang? Aku menjawabnya dengan waktu. Waktu adalah hal yang paling sering di buang-buang padahal tidak ada harta yang bisa mengembalikan setiap detiknya yang sudah berlalu. Setiap hari memanglah awal yang baru, sekaligus juga hitungan mundur dari berkurangnya jatahmu. Jadi, bagaimana caranya kelima guci bisa saling mendukung dalam kehidupan, saling mengisi dan bermanfaat bagi diri dan kehidupan itu sendiri. 

Menyerah dalam perjuangan.

Peliknya hidup, kompleksnya masalah yang dihadapi terkadang memanggil-manggil diri ini untuk segera menyerah. Apakah menyerah keputusan yang tepat? Big No. Bayangkan saja jika J.K.Rowling menyerah ketika keadaannya yang buruk, bukunya yang ditolak, sudah dipastikan kita tidak akan menikmati serunya kisah dan ajaibnya Harry Potter. Kalau Stave Jobs di usia 20 tahun dimana ia seorang mahasiswa dropout, pecandu narkoba, menyerah akan hidupnya, maka kita tidak akan mengenal Apple meskipun belum menikmati produknya, heheh. Dan banyak lagi kesulitan yang dialami pembesar saat ini yang mana jika mereka menyerah dalam perjuangan tidak akan ada hal-hal besar yang terjadi. Kita memang tidak pernah tahu akhir dari perjuangan kita. Jadi, jangan menyerah, kalau sudah mentok berbalik arahlah mencari jalan dan cara lain. Yang penting jangan menyerah. 

Kebaikan Tuhan.

Dalam beberapa waktu setiap manusia mungkin pernah meragukannya. Entah memang wajar atau malah kurang ajar. Sebenarnya jika sejenak saja menyingkirkan ego dan ke-aku-an, pasti bisa merasakan kebaikan dari setiap rencana dan ketentuannya yang bisa jadi cara-Nya tersebut sangat menyakitkan. Tuhan Maha Baik, Penyayang dan Pengasih. Tuhan bahkan sudah mencintai manusia semenjak Ia menenun manusia tersebut dalam rahim seorang ibu. Rasa- rasanya tidak ada kejadian sekalipun itu sangat menyakitkan Tuhan abai dari kita, hanya saja saat itu semua terjadi kita tidak mencarinya dan merasakan sayangnya. Satu kata dalam buku ini yang membuat aku terharu, Pulanglah!. Pulanglah pada jalan Tuhanmu. 

Bersyukur. 

Yaps, bahkan di tengah badai pun ada hal-hal yang harus disyukuri. Kutuliskan salah satu paragraf dari bersyukur yang ada dalam buku ini, semoga ketika kamu membacanya bertambah syukur dan cintamu pada-Nya.

Sebelum mengeluh tentang makanan di atas mejamu, maukah kamu mengingat mereka yang tidak punya apa pun untuk dimakan?

Sebelum bertengkar karena rumahmu yang kotor, maukah kamu mengingat mereka yang tinggal di jalanan?

Sebelum mengeluh tentang pasanganmu, maukah kamu mengingat masa-masa kamu berdoa meminta pasangan hidup kepada Tuhan?

Sebelum mengeluh tentang hidupmu, maukah kamu mengingat mereka yang sudah berbaring di dalam tanah?

Yuk sempatkan untuk bersyukur sebelum mengeluh. 

Kamu istimewa. 

Entah harimu sedang hancur-hancurnya, atau kau sedang menilai dirimu tidak ada apa-apanya, merasa ingin menyerah dan tidak seorang pun yang menyayangimu, ingatlah kamu istimewa. istimewa sebagai manusia ciptaan Tuhan yang sempurna. Terkadang memang perlu membandingkan diri untuk mencari bencmark dan meningkatkan kualitas diri, tetapi jika dengan cara itu kau semakin merundung dan tidak maju, maka membandingkan adalah awal kehancuranmu. Apa pun yang terjadi padamu, ingat kamu istimewa.  Ingat pada orang lapar yang sudah kau beri makan, ingat pada air mata temanmu yang telah kau bantu hapuskan, ingat orang yang tenang karena pelukanmu, lihat senyum mereka yang merekah karena hadirmu. Bukan, bukan untuk mengungkit kebaikan, dengan mengingat hal-hal tersebut kamu bisa mengingat juga kalau kamu istimewa dan berguna, cuma lagi galau saja. 

Akan ada pelangi seusai badai. 

Badai tetaplah badai, pasti berlalu juga. Masalah tetaplah masalah yang pasti memiliki jalan keluar. Aku selalu mengingat klimaks masalah dalam cerita-cerita, semakin kompleks, semakin mencapai puncak klimaks, maka semakin dekat dengan penyelesaian. Hanya saja tokoh utama harus bersabar. Badai apa pun yang sedang kamu hadapi, percayalah seusainya pasti ada pelangi. Meski pelan dan samar, percayalah seusainya pasti ada pelangi. 

-----------------------------------------------------------------------




Blubr:

Di belahan bumi yang satu, ada sekelompok manusia yang harus berjalan 10 kilometer untuk mencari makan dan bertahan hidup, mengisi perutnya yang sering kali kelaparan. Sedangkan di belahan bumi lain, seseorang harus berlari sepanjang 10 kilometer di atas treadmill hanya demi membakar kelebihan lemaknya. Lucu bukan? Sungguh sebuah ironi. Entah untuk harta, kebahagiaan, hikmat, ataupun sukacita. Hanya akan ada dua kelompok manusia di dunia ini, mereka yang berkelimpahan dan mereka yang berkekurangan. Kedua kelompok itu ada untuk menyeimbangkan dunia. Yang berkelimpahan memberi dan yang berkekurangan menerima. Sekalipun setiap orang menyebut Anda Si Itik Buruk Rupa, percayalah selalu ada sesuatu yang baik dalam diri Anda yang dapat dibagikan walau dalam kekurangan. Semoga buku ini dapat menuntun Anda untuk menemukan berbagai macam kebaikan yang ada dalam diri Anda untuk dibagikan. 

✶✶✶✶✶



Adalah gagal yang kusebut belajar. Sebelumnya setiap usaha yang belum menyentuh harapan, kusebut gagal. Setiap percobaan yang belum berhasil, kuucapkan pada diri sendiri, kamu gagal. Hingga kata gagal memenuhi kepala, membatasi ruang gerak dan menjadi bahaya ketika karena hal tersebut membuatku berhenti mencoba. Ketakutan ketakutan irasional memenuhi kepala dan tentunya memberi rasa nyeri di dada. Kenapa aku begini? adalah kata yang sering kulontarkan di depan kaca, melihat diriku sendiri. Nanar dan penuh benci.

Suatu ketika, dalam kenikmatan membaca buku Sudjiwo Tedjo, kudapati kalimat yang menampar habis pikiran irasionalku, mengikis perlahan rasa takutku. katanya, gagal adalah cara manusia memaknai kehendak Nya yang bukan kehendaknya. kurenungi kata kata penulis buku Tali Jiwo itu. Benar. Terkadang aku memaksa kehendakku, yang mungkin bukan kehendak Nya. Yang lebih parahnya lagi aku memaksa Nya untuk mengizinkan kehendakku. Hingga ketika hal tersebut memberi efek buruk, aku kembali bertanya pada Nya, "Tuhan, Engkau tidak sayang aku, ya?." Bisa dan sangat mungkin untuk Nya menjitak kepalaku saat itu juga. Tapi yang kukenal, Tuhanku amat sangat penyayang. 

Terkadang aku suka lupa apa yang kupanjatkan dalam doa, hingga ketika Tuhan ingin menyetujuinya, lalu Ia memantaskanku untuk layak menerima hal tersebut, tapi aku malah marah-marah, mengeluhkan kenapa tidak langsung diberi saja. Sungguh hamba yang membingungkan. Hingga kuseruput kopi pagi ini dan aku menertawakan diri sendiri. Buru-buru minta maaf sudah berburuk sangka, dan menyadari menjadi layak itu penting sekali. coba bayangkan, kumiliki semua yang kuminta, tapi secara kemampuan aku tidak layak menggenggamnya, bisa-bisa dia hanya menjadi bahagia yang semu, kepemilikan yang semu, bahkan lebih mengerikan ketika semua itu menghancurkanku. Kesempatan berbanding lurus dengan persiapan, jika kedua ada dalam dirimu, maka kelayakan ada padamu. 

Sekian cerita dari secangkir kopi hari ini. 




Menuju dewasa adalah fase yang membingungkan bagi sebagian orang. Perubahan prioritas, lingkar pertemanan, tuntutan yang kian banyak dan tak jarang mengalami kebingungan akan tujuan hidup itu sendiri. Dari sebagian orang tersebut, saya adalah salah satu diantaranya. Memasuki usia kepala dua tidak sesemarak yang saya bayangkan, dulu saya pikir ketika usia saya sudah menginjak kepala dua saya akan lebih mudah menjalani hidup, bebas memilih dan menentukan, bekerja sesuai apa yang saya inginkan, dan lain-lain. Nyatanya usia dua puluhan tidak semurah hati itu. Nyatanya memang saya bebas memilih dan menentukan, tetapi menentukan bagi orang dewasa tidak sesederhana menentukan bagi seorang remaja. Saya mengalami banyak kebingungan dan tidak jarang meragukan kemampuan saya sendiri. 

Hingga sampai pada puncaknya saya merasa tidak ada yang bisa membuat saya bahagia, mudah kesal dengan pencapaian orang lain apalagi hal tersebut adalah hal yang ingin saya gapai. Tidak pernah mau memberikan kata selamat pada orang lain ketika orang tersebut meraih mimpinya, bahkan pada teman dekat saya sendiri. Saya menyadari ada hal yang salah dalam diri saya, waktu itu salah satu cara saya untuk menemukannya adalah dengan menarik diri dari lingkungan sosial, mendekam di kamar selama sebulan bersama kopi dan tumpukan buku yang saya baca habis dan hanya keluar kamar jika memiliki kepentingan seperti makan dan keperluan ke kamar mandi. Sebagian teman-teman mengatakan yang saya lakukan tersebut tidak perlu dan jalan awal menuju depresi, katanya. 

Selama satu bulan tersebut saya banyak menghabiskan buku, dari buku perkembangan diri, novel sampai buku agama. Dari salah satu buku yang saya baca adalah Calm, karya Michael Anton Smith. buku ini membahas tentang mindfulness. Dari sana saya menemukan pandangan baru tentang menjalani hidup dan keinginan kuat untuk berubah dari kondisi ini. Lagi-lagi saya bingung dan ingin segera tahu bagaimana cara agar saya berubah. Saya percaya ini tidak sebuah kebetulan, saya melihat-lihat isi media sosial seorang teman dan sampai pada satu foto dimana dia mengikuti kegiatan di Kuncoro Leadership Training and Consulting®. Saya terpukau pada tagline dalam banner acara tersebut "Bersama Kami Temukan Diri Anda yang Baru." Tanpa pikir panjang saya langsung mencari media sosial Kuncoro Leadership Training and Consulting® dan menghubungi admin untuk menanyakan program terdekat mereka. 

Saya mendapatkan informasi bahwa agenda terdekat mereka adalah pelatihan hipnoterapi. Berhubung pelatihan ini erat hubungannya dengan bidang yang saya geluti yakni Psikologi, saya langsung mendaftar dan mengikuti pelatihan tersebut. Singkat cerita dari pelatihan hipnoterapi tersebut saya mulai ketagihan belajar dan mengembangkan diri saya. Saya seperti memiliki hobi baru yaitu mengikuti program yang diadakan Kuncoro Leadership Training and Consulting®. Sampai pada tahun 2018, saya ingin mengikuti program Training for Trainers tahun tersebut, namun karena melihat begitu padatnya kegiatan TFT membuat saya mengurungkan niat, lalu menyesali keputusan saya tersebut. Saya pun berjanji pada diri saya sendiri akan mengikuti pelatihan ini suatu saat nanti sembari saya mempersiapkan diri dan mental untuk mengikutinya. 

Sampai pada penghujung 2019, saya pun mendaftarkan diri saya untuk mengikuti Training for Trainers. Mengikuti TFT banyak memberikan warna dan nilai baru dalam hidup saya. Ekspektasi saya dengan mengikuti Training for Trainers saya akan mendapatkan setidaknya 7 hal baru yang bisa saya pelajari yaitu:

1. Mempelajari ulang tentang Hipnoterapi.

2. Mempelajari ilmu Neuro Linguistic Programming yang katanya adalah ilmu menjalani hidup.

3. Menemukan diri saya yang baru.

4. Mendapatkan teman-teman yang lebih baik daripada saya. Karena saya yakin Training for Trainers tidak akan diikuti oleh orang malas dan tidak mau maju. 

5. Berguru dari seorang pembelajar sejati.

6. Kemampuan public speaking.

7. Nilai-nilai baru dalam hidup.

Ketujuh hal tersebut saya dapatkan dan saya mendapatkan banyak sekali hal lain sebagai bonusnya. Tetapi yang paling saya syukuri adalah perubahan dari diri saya, merasa bodoh dan keinginan untuk terus belajar. Rasanya apalagi hal yang terindah dalam hidup selain menyaksikan diri berkembang menjadi lebih baik dan pikiran yang senantiasa disibukkan oleh belajar. 

Sekarang, pelan-pelan saya menerapkan setiap nilai dan pelajaran yang saya dapatkan dari Training for Trainers dalam hampir segala aspek dalam hidup saya, sampai pada hal sesederhana hari ini saya ingin melakukan apa saja. Saya menyadari bahwa perbaikan diri adalah usaha panjang dari hari demi hari dan kepala saya adalah hal pertama yang menjadi tujuan investasi. 



Pengalaman Bergabung di Bentang Pustaka- Bagi seorang yang suka membaca buku, keinginan untuk bekerja di penerbit buku pasti pernah terlintas dong. Begitu juga aku, ingin sekali merasakan bagaimana atmosfer kerja di balik terbit nya sebuah buku. 

Kesempatan itu datang ketika di akhir-akhir masa kuliah, setelah berkali-kali melamar di beberapa penerbit. Akhirnya bisa juga mewujudkan mimpi yang satu ini, aku diterima bekerja di salah satu penerbit mayor di Jogja. Rasanya bagaimana? Senang sekali pastinya.

Berawal dari lowongan kerja di instagram, kebetulan aku salah satu followers akun penerbit Bentang Pustaka yang sedang mencari Publisis untuk bergabung dengan mereka dan tidak menunggu waktu lama aku langsung mengirimkan surat lamaran. 

Selang dua hari, aku dihubungi pihak penerbit dan menentukan jadwal wawancara. Aku ingat banget hari itu hari Kamis, setelah selesai seminar proposal skripsi aku langsung menuju kantor penerbit dan melakukan wawancara. pada sesi wawancara ini aku banyak ditanya soal seberapa dekat dan tahu soal buku, buku apa saja yang sudah berhasil dibaca dalam bulan ini, genre buku yang paling aku suka dan yang aku tidak suka, apa yang aku tahu tentang profil penerbit, job desc apa saja kira-kira yang menjadi tanggung jawab seorang Publisis dan tentu saja aku ditanyakan apakah aku sering membaca buku terbitan penerbit tersebut. Setelah ku ingat-ingat, banyak juga buku-buku yang berbaris di rak merupakan terbitan mereka. 

Setelah ditanya-tanya soal buku, aku diperintahkan untuk menulis ulasan buku anak di instagram. Kebetulan nih, aku suka sekali mengulas buku-buku yang sudah ku baca. Seperti di blog ini, kalian akan mendapatkan ulasan dari beberapa buku yang sudah ku baca dan baru sempat aku tulis ulasannya. Karena itu, mengulas buku bukanlah hal asing bagiku. Setelah mengulas buku, aku diperintahkan untuk mengisi form yang sebenarnya adalah jawabanku ketika wawancara tadi. Tahapan wawancara tersebut berakhir disini.

Esok harinya bertepatan dengan hari Jum'at, aku dihubungi pihak penerbit untuk datang ke kantor penerbit. Aku bahagia bukan kepalang, tapi deg degan juga sih, apa aku ke ge-er an ya, hahaha. Akhirnya setelah salat Ashar, aku berangkat ke kantor penerbit dan menjumpai HRD. Kemudian aku dijelaskan bahwa aku diterima untuk bergabung bersama mereka dan diajak jalan-jalan keliling kantor sekaligus berkenalan dengan teman-teman dan dijelaskan tentang pekerjaan yang akan aku tanggungjawabi. Aku bergabung di lini anak dan Parenting. Sebuah topik yang amat sangat aku sukai.

1 Oktober 2019, menjadi hari pertama aku bekerja di Bentang Pustaka dan aku menikmati setiap pekerjaan yang diberikan. 

Apa aja sih,  kerjaan seorang Publisis?


1. Membuat konten instagram.


Yups, konten instagram. Karena pekerjaan seorang Publisis adalah menjadi admin media sosial, jadi otomatis harus membuat konten. Biasanya konten nya seputar buku-buku yang akan terbit dan sesekali mempromosikan buku yang sudah lama terbitnya. Ini kerjaan yang seru seru menantang bagiku. 

Menantangnya adalah aku dituntut untuk membuat konten tentang Parenting sekaligus dengan caption-nya. Bukan, masalahnya bukan di isi kontennya karena aku bisa mendapatkan materi dari buku-buku, yang menantang adalah membuat caption dari materi tersebut. Aku merasa lucu ketika harus menyapa ibu-ibu yang mayoritas menjadi followers kami, setiap hari menanyakan perkembangan anaknya dan memberi informasi tentang pengasuhan yang sebenarnya aku sendiri pun tidak pernah mengasuh anak, wkwkwkk. 

Beruntung karena diberkati Tuhan dengan kemampuan menulis dan memainkan peran dalam tulisan, aku jadi sedikit terbantu memberi informasi tanpa menggurui dan membuat buku tersebut laku di pasaran, tentunya dengan bantuan dan koreksi teman-teman juga. Dari sini aku belajar bahwa menjadi seorang Selebgram itu memusingkan dan wajar saja kalau Selebgram dengan followers beribu- ribu tersebut mematok tarif endorse yang mahal. Apalagi yang sudah bercentang biru ya, ulalaa. 

2. Mengulas buku.


Namanya juga jualan buku, sebagai seorang Publisis ya berusaha memberikan informasi terkait buku-buku yang dijual. Apa saja keunggulannya, sedikit bocoran tentang isinya dan kenapa sih kalian harus banget punya buku ini. 

Ya intinya untuk meracuni kalian agar mau membaca buku dan membeli buku-buku original, karena beli buku bajakan itu jahat. Selain meracuni kalian untuk membeli buku, sungguh aku pun sudah meracuni diri sendiri, hehehehu. Ada banyak sekali buku-buku bagus yang ingin kubaca sementara tumpukan bacaan kian meninggi. 

Biasanya untuk menuntaskan hasrat membaca dan tidak mengganggu bacaan yang lainnya, aku mengerjakan tugas kantor setepat waktu mungkin, supaya aku bisa membaca buku lebih banyak, dan tentunya bisa bercerita lebih banyak tentang buku-buku tersebut melalui konten atau pun artikel yang akan kutulis. 

3. Menulis di website.


Selain mengelola Instagram, seorang Publisis juga dituntut untuk menulis di website penerbit. Gunanya ya untuk berbagi informasi tentang buku-buku yang diterbitkan, informasi tentang penulis, laporan acara bersama penulis, dan artikel-artikel yang bersumber dari buku terbitan Bentang Pustaka. Menulis di website ini jadi pekerjaan favoritku. Aku menikmati proses pembuatan sebuah artikel, hingga membagikannya di kanal website. 


4. Dan Lain-lain. 


Selain tiga tugas pokok di atas, biasanya suka ada tambahan pekerjaan sesuai dengan kebutuhan promosi buku, seperti membuat obrolan online dengan penulis, membuat video promosi tentang produk atau buku yang akan rilis, mengadakan diskusi online bareng penulis, atau sekadar bincang-bincang tentang buku. Pokoknya, seru. 

Pekerjaan ini merupakan pekerjaan pertama untukku, jadi banyak sekali hal yang aku dapatkan dari pekerjaan ini. Rasanya ingin selalu meng-upgrade diri dan pengetahuan terus karena bekerja di industri kreatif ya memang harus kreatif ya, hahaha. Hal ini didorong oleh teman-teman satu kantor yang hebat-hebat dan tulisannya bagus-bagus banget, wah makin menjadi jadilah keinginan untuk belajar lebih. 

Ternyata, nggak selamanya membandingkan diri dengan orang lain itu buruk. Kita juga harus punya benchmark untuk mengukur kemampuan kita. Tujuannya adalah untuk meningkatkan apa-apa yang kurang dalam diri, terkadang tidak tahu akan sesuatu bukan karena kita tidak bisa, tetapi karena kita tidak mau. Kalau katanya Ibu Kartini, jadikan "Aku Mau", sebagai mantra untuk membuka jalan menuju mimpi dan kebebasan. 

Bulan April kemarin, masa kontrakku habis, dan sudah tidak melanjutkan untuk bekerja di sana. Rasanya seperti kehilangan kegiatan yang sangat kusuka, dan aku semakin rajin untuk belajar tentang hal-hal yang kurasa aku kurang oke ketika bekerja di sana. 

Menjadi seorang Publisis di kantor penerbit buku adalah pengalaman kerja yang sangat sangat seru dan berarti bagiku. Dari proses belajar di sana aku jadi terbuka dengan kritikan, saran, dan bahkan aku harus rajin melihat-lihat kualitas tulisan teman-teman satu lini, melihat tulisan-tulisan penulis dan harus rajin belajar untuk meningkatkan kemampuan diri. 

Selain menyelesaikan tantangan upgrade diri, aku juga bekerja sambil skripsi- an waktu itu, jadi terbayanglah bagaimana ribet dan hecticnya hari-hariku. dikejar-kejar deadline. Tetapi hal tersebut tidak membuatku menjadi stres dan sejenisnya, sempat sih waktu awal-awal kerja aku kewalahan, akhirnya aku coba-coba rutinkan olahraga, alhamdulillah selain badan terasa lebih bugar, pikiran juga segar, ide lebih lancar. 

Ya itu adalah sepenggal pengalaman ketika kerja menjadi seorang Publisis salah satu penerbit mayor di Yogyakarta, semoga bermanfaat dan mereka lagi ada open recruitment lohhhhh, yok adik- adik yang mau mencoba keseruan menjadi seorang Publisis, keseruan bekerja dengan buku-buku, dan berbagai kenikmatan lainnya, sila segera mendaftar. 



Dunia sedang dihebohkan dengan Virus Corona. Virus Corona sendiri telah ditetapkan sebagai pandemi oleh Wordl Heatlh Organization. Virus Corona pertama muncul di Wuhan, China dan menyebar ke berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

Sejak munculnya Covid 19 di Indonesia, pemerintah menerpkan beberapa kebijakan guna menekan penyebaran virus. Mulai dari himbauan untuk social distancing, work from home dan belajar daring bagi anak-anak sekolah.

Semua lapisan masyarakat mengalami dampak dari adanya Virus Corona tersebut. Mulai dari penurunan ekonomi, ketakutan dimana-mana, konsumsi media yang kurang bijak hingga para perantau.

Para perantau memiliki dilema tersendiri akibat adanya virus ini. Ingin menetap di perantauan, tetapi keuangan tidak memungkinkan dan kian menipis, belum lagi jika daerah rantau merupakan daerah zona merah. Ingin pulang ke kampung halaman pun merasa takut karena bisa saja terpapar virus ketika diperjalanan. Pilihan sepenuhnya ada ditangan  masing-masing, namun jika mudik adalah pilihan terbaik, yuk ikutin tip dibawah ini:

1. Pastikan kesehatan diri sebelum pulang ke kampung halaman. 

Sebelum pulang ke kampung halaman, pastikan dalam keadaan sehat. Menjaga pola hidup bersih, rajin mencuci tangan dan sudah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Hal ini penting karena mengingat cepatnya penyebaran virus dan tidak semua penderita mengalami gejala.

2. Menggunakan masker.

Penyebaran virus Corona bisa melalui tetesan kecil dari hidung dan mulut ketika seseorang yang terinveksi batuk atau bersin. Untuk itu perlu untuk menjaga diri dan hindari menyentuh mata, hidung, mulut dan area muka.

3. Rajin mencuci tangan.

Rajin mencuci tangan setelah memegang benda. Jika merasa ribet, bisa dengan membawa hand sanitizer.

4. Jaga jarak. 

Menjaga jarak sudah pasti harus dilakukan. Hindari kerumunan dan tetap waspada dengan orang sekitar.

5. Isolasi mandiri.

Setelah sampainya di kampung halaman, jangan lupa untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Menjaga kebersihan diri, pola hidup sehat, memakan makanan yang meningkatkan imunitas tubuh, serta berjemur di bawah sinar matahari pagi.



Semoga bermanfaat, jaga diri, dan tetap #Dirumahaja







Halo, selamat datang di blog pribadi saya. Salam kenal, saya Annisa Khairiyyah Rahmi Nasution. seorang perempuan kelahiran Rantau Prapat, Sumatera Utara. Saya menghabiskan masa remaja di Kota Medan dan pindah ke Yogyakarta untuk berkuliah.

Menulis adalah salah satu kegiatan yang saya sukai karena dengan menulis saya bisa menyampaikan pendapat dan pemikiran saya dengan panjang dan lebar, yang kalau disampaikan dengan bicara bisa lelah dan haus, heheu. Tapi jangan khawatir, saya juga suka sekali jika diajak berdiskusi. Kalian bisa mendiskusikan apa saja dengan saya, kalau saya tahu saya akan semangat sekali menjawabnya, kalau hal tersebut belum saya ketahui saya akan belajar atau baca buku dulu untuk bisa menyampaikannya.

Kalian bisa menemui saya di kedai kopi di daerah kota Jogja. Ya, saya senang sekali menghabiskan waktu di kedai kopi. Bukan hanya duduk dan termenung yang saya lakukan, biasanya saya membawa semua tugas, bacaan dan kerjaan saya ke kedai kopi untuk diselesaikan. Jadi jangan heran kalau kalian bertemu dengan saya, kalian akan melihat saya fokus dengan laptop atau dengan buku, sapa saja, tidak apa-apa kok. Saya akan jawab dan melempar senyum pada kalian.

Selain mengerjakan tugas dan membaca buku, saya juga suka berkenalan dengan beberapa teman di kedai kopi. Berkenalan dengan barista dan belajar dari mereka tentang pembuatan secangkir kopi. Tapi sejauh ini saya masih perlu belajar banyak untuk menyajikan secangkir kopi yang enak.

Di blog ini saya akan bercerita tentang apa saja, tentang buku yang saya baca, tempat yang saya kunjungi dan pelajaran yang saya dapat. saya ingin membagikan hal-hal yang positif yang saya dapatkan kepada pada pembaca tulisan saya.

Selamat menikmati tulisan saya dan jangan lupa tinggalkan komentar, agar kita bisa tetap menjalin komunikasi.

Kali ini berkunjung ke Watu Purbo. Watu Purbo adalah bendungan yang memiliki struktur bertingkat-tingkat dengan air yang mengalir diatasnya. Kalau dihitung, ada 6 tingkat. Berhubung berkunjung ke tempat ini di sore hari, airnya sudah sedikit coklat. Jadi, kalau mau sekalian mandi-mandi, lebih baik datangnya pagi hari saja. 

Watu Purbo ini terletak di desa Bangunrejo, Merdikorejo, Tempel, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Konon, bangunan dasar bendungan ini sudah ada sejak tahun 1975 dan baru dijadikan tempat wisata semenjak tahun 2017. 

Kemarin, ketika berkunjung kesini, sempat berbincang-bincang dengan Seorang bapak yang saya lupa namanya siapa, hehe. Bapak ini adalah orang yang menginisiasikan tempat ini menjadi tempat wisata. Bermula ketika beliau berjalan ke bawah grojokan, dan melihat dari bawah grojokan yang bertingkat-tingkat, beliau pun berandai-andai bagaimana jika tempat ini dijadikan lokasi wisata. 

                             Baca juga : Jembatan Plunyon Kali Kuning, Kaliurang.

Biasanya tempat ini ramai dikunjungi dengan para pesepeda, dan ramai juga dengan pengunjung dari luar kota. Hanya saja, fasilitasnya masih terbatas dan sedang dalam pembangunan musholla dan kamar mandi. 

Selama berbincang-bincang dengan bapak tersebut, saya banyak belajar dari beliau. pasalnya sebagai orang yang memiliki ide untuk menjadikan kawasan ini sebagai kawasan wisata, beliau hanya bertugas sebagai bagian kebersihan saja. sedangkan pengelola nya adalah orang-orang lain. Ya mungkin sudah menjadi hal biasa kalau pengelola kawasan wisata adalah para petinggi desa. Yang saya pelajari dari beliau adalah keikhlasan. Keikhlasan beliau mendapat sedikit bagian dari idenya. ketika beliau ditanya apakah beliau tidak masalah dengan hal itu, beliau menjawab "dengan banyaknya dan senangnya para pengunjung ke sini, itu sudah menjadi kepuasan tersendiri bagi saya. Puas banget."

Saya cuma ngangguk-ngangguk dan salut dengan beliau. Kalau sudah bicara puas, ya tentu tidak selalu bergantung pada materi. 

Kalau kalian, ada yang sudah berkunjung ke tempat ini belum? Sempat menjadi viral, juga loh, Watu Purba ini. 


Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

ABOUT ME


 

Hello, I am Annisa Khairiyyah Rahmi. A self development & Lifestyle Blogger .

Calm

Calm

SUBSCRIBE & FOLLOW

Categories

  • Beauty 2
  • Blog 9
  • Book 18
  • BPN Ramadan 2022 12
  • Calm 1
  • Competition 5
  • Guest Post 1
  • Lifestyle 8
  • Mom Life 3
  • Parenting 2
  • Personal 11
  • Relationship 2
  • Self Development 12
  • Travel 12
  • Women Empowerment 2
Diberdayakan oleh Blogger.

Komunitas

Komunitas

Komunitas

 


Komunitas


 

Komunitas

BloggerHub Indonesia

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

POPULAR POSTS

  • Aqiqah Tanpa Ribet Menggunakan Layanan Aqiqah yang Berpengalaman Mendampingi Aqiqah Keluarga Indonesia
  • Melek Soal Parenting dengan Berselancar di Internet Bersama IndiHome
  • Surat Cinta untuk Diri Sendiri
  • Mengapa Kita Perlu Healing Sambil Dengar Alam Bernyanyi
  • Serunya Belajar Di Mana Saja dan Kapan Saja Bersama IndiHome
  • Cara Ampuh Agar Bayi Tidur Nyenyak Sepanjang Malam
  • [Review Buku] Lambe Akrobat Karya Agus Mulyadi
  • Berkunjung ke Rumah Berdikari Yogyakarta
  • Langkah Awal Pengembangan Diri; New Year New Me
  • [Review Buku] Milk and Honey By Rupi Kaur

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates