Perjalanan menjadi manusia
Luka
Cinta
Hancur
![]() |
![]() |
Hallo! Aku Annsia, seorang ibu dari satu bayi ceria, juga seorang Lifestyle Blogger. Aku suka menulis perjalanan yang kulalui, tempat yang kukunjungi, ulasan produk, dan seputar parenting.Blog ini terbuka lebar untuk kerjasama. Kamu dapat menghubungiku melalui email halloannisakhairiyyah@gmail.com dan jangan lupa untuk follow media sosialku, yaa. Pasti aku follback kok, hihihih
Hallo! Aku Annsia, seorang ibu dari satu bayi ceria, juga seorang Lifestyle Blogger. Aku suka menulis perjalanan yang kulalui, tempat yang kukunjungi, ulasan produk, dan seputar parenting.Blog ini terbuka lebar untuk kerjasama. Kamu dapat menghubungiku melalui email halloannisakhairiyyah@gmail.com dan jangan lupa untuk follow media sosialku, yaa. Pasti aku follback kok, hihihih
Hallo! Aku Annsia, seorang ibu dari satu bayi ceria, juga seorang Lifestyle Blogger. Aku suka menulis perjalanan yang kulalui, tempat yang kukunjungi, ulasan produk, dan seputar parenting.Blog ini terbuka lebar untuk kerjasama. Kamu dapat menghubungiku melalui email halloannisakhairiyyah@gmail.com dan jangan lupa untuk follow media sosialku, yaa. Pasti aku follback kok, hihihih
Kak, nggak pakai sendal? Nanti kena duri lo.
Heisssh, jangan ngomong gitu dong. Ntar kejadian lagi.
Berjalanlah di alam dengan kaki telanjang. Rasakan bumi di bawah kakimu dan biarkan energi alam mengalir melalui tubuhmu
Hallo! Aku Annsia, seorang ibu dari satu bayi ceria, juga seorang Lifestyle Blogger. Aku suka menulis perjalanan yang kulalui, tempat yang kukunjungi, ulasan produk, dan seputar parenting.Blog ini terbuka lebar untuk kerjasama. Kamu dapat menghubungiku melalui email halloannisakhairiyyah@gmail.com dan jangan lupa untuk follow media sosialku, yaa. Pasti aku follback kok, hihihih
Diem dong (nama anak)....diem dong.
Ma. Ini waktunya kita pakai sedotan stainless. Coba banyangkan, berapa banyak penyu di laut yang kena bahaya karena sampah plastik. Kita harus menolong penyu. Rayu adikku.
Ah, apa gunanya mama sendiri yang beli, kalau yang lain masih pake plastik. Balas ibuku sambil melengos pergi ke dapur.
Belum berdamai seseorang dengan hidupnya sampai ia mampu menertawakan kesialan atau kesedihannya
Hallo! Aku Annsia, seorang ibu dari satu bayi ceria, juga seorang Lifestyle Blogger. Aku suka menulis perjalanan yang kulalui, tempat yang kukunjungi, ulasan produk, dan seputar parenting.Blog ini terbuka lebar untuk kerjasama. Kamu dapat menghubungiku melalui email halloannisakhairiyyah@gmail.com dan jangan lupa untuk follow media sosialku, yaa. Pasti aku follback kok, hihihih
Tulisan-tulisan dalam buku Merasa Pintar, Bodoh Saja Tidak Punya pada mulanya merupakan tulisan berseri yang tayang saat Ramadhan di situs web Mojok.co, selama dua tahun.
Pada tulisan ini, Rusdi Mathari membawakan tema agama yang dibalut dengan kisah humor. Penulis membawakan kisah di buku ini dengan sangat ringan, mudah dipahami, sesuai dengan kejadian di era saat ini, dan dibalut dengan bumbu humor. Tidak heran mengapa tulisan berseri ini digemari pembaca dan sudah dibaca lebih dari setengah juta pemirsa Mojok.co.
Buku Merasa Pintar, Bodoh Saja Tidak Punya berisikan cerita bertema agama dan fenomenanya yang sangat dekat dengan kehidupan kita. Jika dilihat dari sampul depannya yang teranyar ini, tampak seorang laki-laki menggunakan celana tanggung, sarung yang diselempangkan dan peci di atas mukanya.
Buku ini mengisahkan tentang sufi asal Madura, Cak Dlahom namanya. Cak Dlahom merupakan seorang duda miskin dan pengangguran yang tinggal di dekat kandang kambing Pak Lurah. Masyarakat Desa Ndusel menganggapnya gila dan bodoh. Tetapi tidak dengan Mat Piti dan putrinya Romlah.
Mati Piti adalah seorang warga terpandang di Desa Ndusel. Mat Piti memiliki seorang anak perempuan bernama Romlah. Mat Piti kerap sabar dengan tingkah Cak Dlahom dan sering menanyakan alasan-alasan di balik perbuatan aneh dan konyolnya itu.
Romlah, putri Mat Piti juga sangat perhatian dengan Cak Dlahom. Cak Dlahom sendiri sering membuat kekacauan di desa Ndusel, namun di balik kekacauan yang diperbuatnya tersimpan alasan yang membuat bengong orang-orang di desanya.
Hallo! Aku Annsia, seorang ibu dari satu bayi ceria, juga seorang Lifestyle Blogger. Aku suka menulis perjalanan yang kulalui, tempat yang kukunjungi, ulasan produk, dan seputar parenting.Blog ini terbuka lebar untuk kerjasama. Kamu dapat menghubungiku melalui email halloannisakhairiyyah@gmail.com dan jangan lupa untuk follow media sosialku, yaa. Pasti aku follback kok, hihihih
Kekuatan batin manusia mampu mengubah takdir lahiriahnya. - Viktor Frankl.
Buku ini dilengkapi dengan catatan-catatan kecil yang bisa memudahkan pembaca untuk mengingat intisari dari setiap babnya. Menurut saya, buku ini layak dibaca oleh ibu-ibu yang ingin tenang, damai dan penuh makna dalam menjalani perannya. Terlepas apa pun pilihan yang sudah ia tetapkan.
Jadi, apa makna hidup yang teman-teman temukan sepanjang perjalanan menjadi orang tua? Silakan berbagi pengalaman di kolom komentar, ya! See you....
Hallo! Aku Annsia, seorang ibu dari satu bayi ceria, juga seorang Lifestyle Blogger. Aku suka menulis perjalanan yang kulalui, tempat yang kukunjungi, ulasan produk, dan seputar parenting.Blog ini terbuka lebar untuk kerjasama. Kamu dapat menghubungiku melalui email halloannisakhairiyyah@gmail.com dan jangan lupa untuk follow media sosialku, yaa. Pasti aku follback kok, hihihih
Tidak akan ada yang sia-sia jika kita melakukannya sepenuh hati. -Dwinov Swa
Menulis cerita pendek atau cerpen bagaikan menyelami lautan kata, menjelajahi dunia penuh imajinasi dan kreasi. Di balik layar laptop, terbentang hamparan luas untuk menuangkan ide, merajut cerita, dan menghadirkan karakter yang seolah hidup di dalam benak.
Bagi para penulis cerpen, proses ini bukan sekadar tugas atau kewajiban, melainkan sebuah kenikmatan yang tak ternilai. Kenikmatan pertama terletak pada kebebasan berkreasi Di dunia cerpen, penulis adalah pencipta, dewa bagi para karakter dan penguasa alur cerita.
Penulis bebas menentukan apa yang terjadi, ke mana arah cerita akan bermuara, dan bagaimana nasib para tokoh. Setiap kata yang ditulis bagaikan kuas yang mewarnai kanvas kosong, melukiskan dunia yang penuh dengan kemungkinan.
Selain harus mengasah imajinasi, bagi Dwinov Swa, memiliki skill edit kata adalah sebuah kewajiban. Menyusun kata demi kata yang menggugah emosi pembaca.
Tidak salah jika menulis cerpen memberikan kepuasan batin yang mendalam. Ketika ide yang mulanya abstrak berhasil dituangkan ke dalam bentuk cerita yang utuh, rasa bangga dan lega akan menyelimuti. Melihat hasil karya kita dibaca dan dinikmati orang lain, memicu rasa senang dan terharu yang tak terkira.
Setiap orang pasti memiliki kisahnya sendiri. Terlebih dalam menjalani hidup dan mencapai cita-cita. Masalah sudah pasti adanya, namun bagaimana caranya agar tetap tegak, sabar dalam berproses, dan mengalir di dalamnya.
Yang biasa menari di tengah badai, tidak akan terusik dengan gerimis
Hallo! Aku Annsia, seorang ibu dari satu bayi ceria, juga seorang Lifestyle Blogger. Aku suka menulis perjalanan yang kulalui, tempat yang kukunjungi, ulasan produk, dan seputar parenting.Blog ini terbuka lebar untuk kerjasama. Kamu dapat menghubungiku melalui email halloannisakhairiyyah@gmail.com dan jangan lupa untuk follow media sosialku, yaa. Pasti aku follback kok, hihihih