Sustainable Living: Mengubah Dunia Menuju Masa Depan yang Berkelanjutan

Sustainable Living: Mengubah Dunia Menuju Masa Depan yang Berkelanjutan- Memasuki era modern yang terus berkembang, keberlanjutan telah menjadi kata kunci yang semakin mendesak untuk perhatian kita semua. 

Sustainable living atau gaya hidup berkelanjutan adalah pendekatan holistik untuk hidup yang bertujuan menjaga keseimbangan antara memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Sustainable Living: Mengubah Dunia Menuju Masa Depan yang Berkelanjutan



Sejarah Sustainable Living


Konsep keberlanjutan sebenarnya sudah ada sejak zaman dahulu, di mana masyarakat tradisional hidup dalam harmoni dengan alam dan menghormati sumber daya yang mereka gunakan. 

Namun, popularitas dan perhatian yang lebih luas terhadap sustainable living muncul pada abad ke-20 ketika dampak negatif industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi mulai terasa.

Seorang ahli lingkungan, Rachel Carson, pada tahun 1962 menerbitkan buku ikoniknya "Silent Spring," yang membahas dampak pestisida terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Buku ini menjadi pemicu gerakan lingkungan modern dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengadopsi gaya hidup yang berkelanjutan.

Selanjutnya, berbagai gerakan lingkungan, konferensi internasional tentang lingkungan, dan kesepakatan global seperti Protokol Kyoto (1997) dan Kesepakatan Paris (2015) semakin memperkuat peran penting sustainable living dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan eksploitasi sumber daya alam.


Mengapa Harus Menerapkan Gaya Hidup Sustainable Living?


1. Perlindungan Lingkungan

Dengan menerapkan gaya hidup berkelanjutan, kita dapat mengurangi dampak negatif kita pada lingkungan, seperti emisi karbon, limbah plastik, dan pencemaran air. Tindakan-tindakan sederhana seperti daur ulang, mengurangi konsumsi air dan listrik, serta memilih transportasi ramah lingkungan dapat berkontribusi pada upaya perlindungan lingkungan.

Sustainable Living: Mengubah Dunia Menuju Masa Depan yang Berkelanjutan


Perlindungan terhadap lingkungan bisa dimulai dengan  menggunakan botol air kembali atau tumbuh-tumbuhan dalam pot sebagai pengganti dekorasi plastik di dalam rumah.


2. Ketersediaan Sumber Daya

Dengan cara berkelanjutan, kita dapat mengurangi penggunaan berlebihan sumber daya alam yang terbatas. Dengan bijak menggunakan sumber daya seperti air, kayu, dan bahan bakar fosil, kita membantu memastikan ketersediaannya bagi generasi mendatang.

Langkah kecil berupa menggunakan lampu hemat energi atau memanfaatkan energi matahari melalui panel surya, bisa menjadi dampak besar bagi kehidupan di masa depan.


3. Kesehatan dan Kesejahteraan

Sustainable living juga berkontribusi pada kesehatan dan kesejahteraan kita. Mengurangi paparan zat kimia berbahaya, mengonsumsi makanan organik, dan menghindari bahan-bahan berbahaya pada produk yang kita gunakan dapat meningkatkan kualitas hidup kita.

Salah satu cara yang sudah ramai diterapkan saat ini salah satunya dengan membuat pembersih rumah alami dengan menggunakan bahan-bahan seperti cuka dan baking soda.

4. Kekuatan Ekonomi

Mengadopsi gaya hidup berkelanjutan juga dapat membantu mendorong ekonomi yang lebih berkelanjutan dengan mendukung produk dan layanan yang ramah lingkungan. Ini menciptakan permintaan akan inovasi hijau dan memberikan peluang bagi industri yang ramah lingkungan.

Sustainable Living: Mengubah Dunia Menuju Masa Depan yang Berkelanjutan


Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk membentuk kekuatan ekonomi adalah membeli produk yang dibuat dari bahan daur ulang atau dari perusahaan yang berkomitmen terhadap praktik berkelanjutan.

Jadi,,,,

Dengan menerapkan gaya hidup berkelanjutan, kita berkontribusi dalam membangun masa depan yang berkelanjutan bagi planet ini.

 Dalam skala individu, tindakan-tindakan sederhana sehari-hari dapat memiliki dampak besar ketika dilakukan oleh banyak orang. Jadi, mari kita bersatu dalam perubahan positif dan berkomitmen untuk hidup berkelanjutan demi kebaikan bersama.

26 Comments

  1. Ini adalah konsep bahasa langit yang harus diterapkan secara darurat di negara-negara besar dan maju semisal Amerika serikat, kanada, china, eropa dan lainnya. Karena mereka lah yang paling besar merusak lingkungan dengan industri skala raksasanya. Mereka menggunakan pestisida dengan berlebihan hingga sungai-sungai mereka busuk dan lingkungan mereka rusak. Herannya mereka memaksakan negara2 berkembang untuk lebih dulu memperbaiki pola hidup, sementara mereka terus merusak lingkungan.
    Sayangnya para pelaku industri di negara kita juga sudah ikutan pola raksasa rakus itu, sehingga kita rakyat jelata yang jadi korban.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju mas. Sebelum dampaknya lebih berbahaya lagi, mending dicegah segera.

      Hapus
  2. Sustainable living ini sedang marak digalakkan, tetapi kesadaran masyarakat untuk benar-benar menerapkannya masih sangat kurang. Saya pribadi misalnya, masih kesulitan menerapkan totall zero waste, masih ada menyampah meski mungkin tidak banyak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama kak. Pelan-pelan dan mulai dari diri sendiri saja kan ya dulu.

      Hapus
  3. Dampak dari kurang perhatiannya manusia terhadap lingkungan mulai terasa dari perubahan iklim yang tidak menentu. Semua pihak harus bergerak dan turut serta berpikir ke depan bagaimana kelanjutan kehidupan generasi selanjutnya jika kita tidak aware terhadap hal ini. Menerapkan pola hidup sustainable living salah satu alternatif untuk menjaga lingkungan, menjaga sumber daya alam untuk anak cucu kita kelak. Di daerah sy beberapa pusat perbelanjaan meniadakan penggunaan kantong plastik jadi berbelanja bawa kantongan sendiri, sama halnya dengan anak2 sekolah dilingkungan sini mereka juga diwajibkan membawa Tumblr dan mengurangi penggunaan botol plastik. Semua elemen masyarakat wajib bergerak bersama demi kelanjutan hidup anak cucu kita kelak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju banget dengan kebijakan anak-anak sekolah diwajibkan bawa tumblr sendiri. Selain mengurangi penggunaan plastik, aksiini bisa mencegah penularan penyakit, seperti batuk pilek misalnya. Kan sering tuh, anak-anak minta minum dari botol temannya.

      Hapus
  4. Sebetulnya istilah yang baru muncul ini sudah dipraktekkan oleh orang-orang di kampung saya lho kak, motivasinya bukan ke lingkungan namun lebih ke ekonomi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak. Kalau kita yang di kampung sudah lumayan terbiasa dengan salah satu aksi dari sustainable living ini.

      Hapus
  5. Tepat sekali! Dengan menerapkan gaya hidup berkelanjutan, setiap individu dapat berkontribusi dalam membangun masa depan yang berkelanjutan bagi planet ini. Tindakan-tindakan sederhana sehari-hari, ketika dilakukan oleh banyak orang, dapat memiliki dampak besar dan positif terhadap lingkungan.

    BalasHapus
  6. menurut saya sustainble living adalah konsep gaya hidup yang lebih humanism dan natural, bahwa manusia gk bisa hidup berfoya2 bersifat hedon demi menikmati hidupnya hari ini, mereka perlu memikirkan ekosistem dan keberlanjutan kehidupan manusia di masa depan.. sya sependapat sekali dg artikel ini

    BalasHapus
  7. Saya rasa gaya hidup sustainable living ini mesti dilakukan secara kolektif. Karena jika tidak, tentu dampaknya kurang signifikan. Selain itu menurut saya lifestyle ini mesti juga didukung oleh industri didalam negeri, karena sebetulnya merekalah pelaku utama dalam isu lingkungan.

    BalasHapus
  8. Sebagai individu hanya bisa menerapkan konsep sustainable living pada hal-hal yang kecil saja semacam mengurangi penggunaan plastik dll. Tapi secara global, perlu ada kebijakan yang menyeluruh dari negara dan juga stakeholder yang terlibat di dalamnya.

    BalasHapus
  9. Bagus banget, ternyata sustainable living ini bisa memberikan efek menjaga lingkungan

    BalasHapus
  10. Mempertimbangkan keberlanjutan memang nyatanya kebutuhan semua orang. Terutama kita dan untuk generasi selanjutnya. Sustainable living memang harus diperhatikan dan dijalankan oleh seluruh lini warga dunia. Bukan hanya oleh segelintir pihak. Yang menantang memang membangun kesadaran akan hal ini terlebih dahulu pada semua golongan masyarakat.

    BalasHapus
  11. Setuju, Kak. Untuk wujudkan sustainable living, kita bisa mulai dari tindakan-tindakan sederhana dalam keseharian ya. Langkah kecil yang berdampak besar bagi keberlanjutan hidup pada masa depan.

    BalasHapus
  12. Aku masih pelan-pelan banget menerapkan less waste lifestyle gini, meskipun udah terpapar informasi sejak 3 tahun yang lalu dan mulai menerapkannya sedikit2, ternyata memang gak gampang apalagi kalau lingkungannya kurang mendukung. Tapi tetep kalau bs menghindari produksi sampah lebih bagus

    BalasHapus
  13. Banyak manfaat dari Sustainable living dan terlihat dari berbagai tempat juga sudah melakukannya. Semoga banyak lingkungan yg mendukung ini

    BalasHapus
  14. pengen banget ikutan konferensi internasional mengenai lingkungan.
    Aku sendiri belajar banyak dari temen-temen yang nerapin sustainable living.
    Memang kalau melihat orang-orang yang memanfaatkan barang-barang disekitarnya menjadi lebih berharga dan bermakna, jadi kagum aja, keren idenya

    BalasHapus
  15. Ini yang lagi aku pelajari sekarang. Menurutku memang sustainable living itu lebih manusiawi juga buat masa depan anak dan lingkungan. Dan kalau dirasakan memang rasanya bikin hidup jadi lebih tenang, entah kenapa, tapi jadi lebih damai aja gitu. Mungkin karena jadi lebih dekat dengan alam, jadi lebih natural gitu kali ya...

    BalasHapus
  16. Sustainable living kedengarannya sangat kompleks ya tapi sebenarnya justru ini sebagai prinsip gaya hidup sederhana. Sekarang juga ternyata banyak loh anak muda generasi millenial ke atas yang menerapkan prinsip hidup ini.

    BalasHapus
  17. Gaya hidup berkelanjutan kalau dilakukan secara kontinu memberikan dampak baik. Apalagi kalau bareng² bukan lagi per individu

    BalasHapus
  18. Saya setuju banget dengan semangat sustainable living. Jangan sampai planet satu-satunya tempat hidup manusia, dirusak oleh manusia itu sendiri.

    BalasHapus
  19. Kepikiran banget nanti di masa depan gimana ya kehidupan anak cucu. Dengan gaya hidup berkelanjutan pastinya bisa memberi dampak baik bagi masa depan anak cucu kita, ya. Lingkungan masih ramah dan manusia tetap bisa hidup berdampingan dengan alam..

    BalasHapus
  20. Konsep sustainable living jelas. Tapi penerapannya membutuhkan contoh yang panjang dari berbagai lini. Harapannya di masa depan, kita semua bisa hidup nyaman di bumi yang kita cintai ini. Tidak ada polusi, tidak ada sampah, ya walau ini impian yang tinggi. Tapi dengan teknologi, sustainable living bisa diterapkan dengan baik di berbagai kehidupan.

    BalasHapus
  21. Untuk membantu menerapkan sutainable living mungkin bisa dimulai dari yang ada di sekitar kali yaa, seperti melakukan Zero waste

    BalasHapus
  22. Kita sendiri yang memulai kehidupan lebih baik ya kak karena dengan itu kita akan mendapatkan hasilnya kemudian hari

    BalasHapus