Langkah Awal Pengembangan Diri; New Year New Me





Dikutip dari perkataan fenomenal Lao Tzu “Perjalanan seribu mil dimulai dari satu langkah.” Teman-teman mungkin sudah familier ya dengan quotes dari Laoes Tzu ini. Bahkan kutipan perkataan ini banyak sekali disisipkan di buku-buku pengembangan diri. Well, setiap ingin meraih sesuatu, langkah pertama adalah hal fundamental yang harus kita ketahui.


Banyak orang yang menginginkan perubahan dalam hidupnya, mencapai titik tertentu yang membuat hidup berkualitas dan lebih baik dari sebelumnya. Namun banyak yang bertanya-tanya tentang langkah pertama apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. 


Pengembangan diri adalah hal yang wajib dilakukan untuk terus hidup menjadi manusia seutuhnya, untuk mencapai hal tersebut ada beberapa langkah yang harus ditempuh. Pengembangan diri perlu dilakukan agar bisa menjadi pribadi yang mampu bertahan dalam berbagai persoalan hidup. Dengan mengembangakan diri, sesungguhnya manusia sedang berinvestasi untuk dirinya agar mampu memiliki kualitas diri yang baik. 


Semakin baik kualitas diri seseorang maka semakin baik pula ia bisa bertahan dan mampu menghadapi segala musim dalam hidup. Untuk itu perlu diketahui langkah apa saja yang bisa dilakukan untuk mencapai pengembangan diri. Setidaknya ada 5 langkah awal yang bisa dilakukan ketika ingin memulai mengembangkan diri Anda. 


  1. Mengenali Diri Sendiri 


Mengenali diri sendiri merupakan langkah pertama yang harus dilakukan untuk memulai pengembangan diri. Dengan mengenali diri sendiri, kita jadi lebih mengetahui aspek kehidupan mana saja yang ingin dikembangkan, apa tujuan mengembangkan aspek tersebut, dan bagaimana cara yang ditempuh untuk mencapai kualitas terbaik dari aspek tersebut. 


Dengan mengenali diri, kita menjadi lebih peduli dan peka terhadap diri sendiri, mengetahui apa saja yang cocok dengan diri kita dan tidak memaksakan diri kita harus sama dengan orang lain. Sehingga ketika dalam proses pengembangan diri, kita hanya berfokus pada tujuan dan diri sendiri bukan fokus pada orang lain yang terkadang akan menggagalkan proses pengembangan diri kita. 


Dengan mengenali diri kita, kita juga bisa menerima kekurangan dan kelebihan kita lalu membawa keduanya menjadi versi terbaik dari diri kita.



  1. Menentukan Tujuan Hidup


Setelah berkenalan dengan diri sendiri langkah selanjutnya adalah menentukan tujuan hidup. Hal ini penting sekali dilakukan karena dengan memiliki tujuan hidup yang jelas maka akan jelas juga langkah-langkah yang akan diambil untuk mencapai tujuan tersebut. Jika tidak memiliki tujuan hidup, seseorang cenderung akan hidup apa adanya, tidak tertantang dan tidak berkembang.


Menentukan tujuan hidup juga tidak sembarang menentukan saja, banyak hal yang harus diperhatikan dalam menentukan tujuan hidup. Ketiga hal ini yang harus diperhatikan dalam menyusun tujuan hidup yaitu menyusun tujuan hidup dengan menggunakan metode SMART, menemukan core value kamu apa dalam hidup dan menentukan langkah apa saja yang bisa dilakukan untuk tetap memastikan kamu berjalan sesuai tujuan hidup kamu. 


Beberapa pertanyaan ini akan membantu kamu untuk menemukan tujuan dalam hidupmu. kamu hanya memerlukan kertas kosong, pulpen dan waktu kontemplasi untuk menjawab pertanyaan ini. 


  • Hal apa yang membuat kamu bahagia?



Setiap orang memiliki hal yang membuatnya bahagia, dan kemungkinan akan berbeda dengan orang yang lainnya. Manusia adalah pribadi yang unik, untuk itu penting sekali mengetahui hal apa yang bisa membuat kita bahagia. dengan mengetahui apa yang membuat kita bahagia, kita akan fokus pada hal-hal tersebut dan tidak mudah iri dengan orang lain. karena kita tahu, apa yang membuat dia bahagia, belum tentu bisa membuat kita bahagia.

  • Apa kelebihan dan kekurangan kamu ?


Setiap orang pasti memiliki kekurangan dan kelebihan, kan. untuk itu perlu sekali mengetahui kedua hal ini dalam diri kita. dengan mengetahui kekurangan dan kelebihan kita harapannya kita bisa bijak dalam menentukan langkah yang efektif untuk meningkatkan potensi diri. jika ingin berubah menjadi lebih baik lagi, kita pun dengan mudah bisa mengetahui apa saja yang perlu kita tingkatkan dan kurangi dari diri kita.

  • Apa nilai atau prinsip yang kamu anut?


Nilai dan prinsip yang kita anut juga menyumbangkan pengaruh yang besar dalam hidup kita. perilaku, pemikiran, cara menghadapi situasi tertentu bergantung pada nilai dan prinsip yang kita anut. untuk itu perlu sekali untuk mengetahui dan menetapkan nilai dan prinsip tersebut. dengan memiliki nilai dan prinsip dalam hidup, seseorang tidak mudah terikut arus pergaulan, arus politik, pertemanan dan sebagainya. karena memiliki prinsip dan nilai yang pakem, seseorang bisa dengan bijak menyikapi dan menjalani hidupnya.


  • Hal apa yang benar-benar ingin kamu capai dalam hidup?


Dalam hidup tentunya kita memiliki hal-hal yang ingin dicapai, kan? Dengan mengetahui dan menuliskan hal tersebut dengan detail kita akan bisa mencari cara untuk mewujudkannya. Apakah hal tersebut sudah sesuai dengan tujuan hidup kita? Apakah hal tersebut membuat kita bahagia? Akan sangat berbahaya jika kita tidak mengetahu hal-hal apa yang ingin kita capai, dan membiarkan hidup mengalir saja.

  • Bagaimana kamu memperlakukan fisik kamu?

untuk mencapai pengembangan diri, fisik adalah faktor penting yang tidak bisa kita lupakan. fisik adalah kendaraan kita dalam menjalani hidup. fisik yang sehat dan kuat akan memudahkan kita mencapai tujuan kita. jadi, mulai perhatikan asupan yang diberikan kepada tubuh, menjaga kebugaran, dan bersikap baik dengan diri sendiri.


  1. Memiliki Pikiran yang Terbuka


Belakangan ini kita sering sekali mendengar kata open minded atau pikiran yang terbuka. Apa sebenarnya arti dari pikiran terbuka itu? Apakah dengan berbicara menggunakan kata-kata asing yang membuat terlihat keren, atau orang yang memiliki pemikiran yang bebas, ataukah pemikiran yang kebarat-baratan? 


Pemikiran terbuka adalah ketika seseorang bisa menerima, memahami, pemikiran atau pendapat dari orang lain yang berbeda dengannya. Lawan dari pemikiran yang terbuka adalah pemikiran yang tertutup, yang mana orang-orang yang berpikiran tertutup tidak menerima pendapat yang berbeda dengan pendapatnya. 


Pemikiran yang tertutup berbahaya untuk proses pengembangan diri, karena tidak mudah untuk menerima pendapat orang lain maka pemikiran seseorang yang tertutup tidak berkembang dan sulit untuk maju. Sedangkan orang yang memiliki pemikiran terbuka mereka akan menerima terlebih dahulu pendapat orang lain meskipun pendapat tersebut berbeda dengan pendapatnya lalu mencerna dan mengambil sikap. 


Hal ini sangat penting karena terkadang kita bisa menemukan ide terbaik dengan terbuka terhadap ide-ide yang berbeda dengan kita dan terlihat mustahil.


  1. Mencoba Hal Baru


Dalam buku Seneca yang berjudul Tentang Hidup yang Singkat, terdapat kutipan dari sang Filsuf bahwa didunia ini tidak ada hal yang benar-benar baru. Semua sudah pernah ada dari zaman dahulu, hanya saja dilakukan improvisasi oleh orang-orang di masa depan. 


Kita dibentuk oleh lingkungan yang menjaga kita dari pengambilan risiko tinggi, hidup dalam kenyamanan rutinitas dan lingkungan yang tidak percaya kemampuan kita.Terkadang juga kita sendirilah yang menghambat diri untuk mengambil risiko. 


Tidak jarang banyak penyesalan bermunculan di hari tua. Menyesal karena tidak mencoba skill tertentu, menyesal tidak bekerja lebih giat, menyesal tidak belajar investasi, dan penyesalan lain yang hanya membawa pada angan-angan. 


Sebelum usia menua, cobalah hal-hal yang ingin sekali kamu coba, jika gagal maka kamu akan belajar, dan jika berhasil kamu akan melanjutkannya dengan berani dan dengan pengetahuan yang baru. 


  1. Membentuk Kebiasaan Baru


Membentuk kebiasaan baru adalah tujuan dari pengembangan diri. Setiap orang memiliki kebiasaan-kebiasaan yang tidak produktif dan menghambat pencapaiannya, untuk itu perlu sekali memaksa diri untuk beranjak membentuk kebiasaan baru. Kebiasaan baru tidak serta merta akan terbentuk tanpa adanya pengulangan dan niat yang kuat. 


Ada tiga hal yang menjadi alasan kuat kenapa kamu harus membentuk kebiasaan baru. Pertama, karena kebiasaan adalah kunci dari ekspertis. Orang-orang yang ahli di satu bidang, orang yang sudah sampai pada puncak kejayaan, pasti memiliki kebiasaan yang sedari lama sudah mereka lakukan. Dan kebiasaan itu menghantarkan nya pada posisinya saat ini. 


Kedua, kebiasaan membentuk identitas. Kita dikenali dengan orang sekitar salah satunya dengan kebiasaan yang kita lakukan, bayangkan saja jika kamu memiliki kebiasaan yang buruk dan kamu akan dikenali dengan kebiasaan tersebut. Tentu kita ingin memiliki citra baik dimata lingkungan, untuk  itu mulailah membentuk kebiasaan baru agar tercipta citra positif tentang kamu di lingkunganmu. 


Ketiga, memiliki hidup yang teratur. Dengan memiliki kebiasaan yang positif, kita akan memiliki hidup yang teratur. Otak manusia suka sekali dengan hal yang otomatis, termasuk kebiasaan. Tidak perlu berlama-lama dalam menentukan kegiatan harian, dan mengambil keputusan. Dengan adanya rutinitas maka akan semakin mudah untuk memiliki kehidupan yang teratur. 


Kelima hal ini berkaitan dari satu dengan yang lainnya. untuk mencapai pengembangan diri, kamu perlu untuk memulai langkah dan mengikuti langkah-langkah selanjutnya. Selain itu kamu juga membutuhkan konsistensi dan harus bisa berkomitmen dengan dirimu sendiri. Selamat mencoba!


2 Komentar

  1. salam kenal ...
    keren artikelnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal, Mbak Dewi. Terima kasih sudah membaca, Mbak. :)

      Hapus