Self Healing Jadi Trand , Pahami Dulu Fenomena dan Arti Sebenarnya

Self Healing untuk menyembuhkan luka batin
Self Healing Jadi Trand , Pahami Dulu Fenomena dan Arti Sebenarnya- Self Healing belakangan ini menjadi kata yang populer di kalangan anak muda. Sebagian orang merasakan kepenatan dalam hidup, kuliah, pekerjaan, dan berbagai macam alasan orang lain untuk melakukan aktivitas yang dinamai healing

Kalau kita lihat dari video atau gambar-gambar yang tersebar di media sosial, biasanya orang-orang pergi untuk berlibur, belanja, membaca buku, atau aktivitas lainnya yang mereka sebut dengan healing

Baru-baru saja, jika teman-teman sempat membaca curhatan seorang warganet melalui sebuah tulisan di media sosial yang menceritakan kepenatannya menjalani kuliah. 


"Gue anak 21, ga nyangka kuliah seburuk itu untuk mental health, semester 1 kemaren gue udah dihujani sama banyak tugas yang benar-benar banyak. Akibatnya waktu gue buat healing dan self reward jadi kurang banget. Yang tadinya gue masih bisa nonton netflix dan chattan sama bestie, sekarang jadi susah banget," tulis seorang warganet di media sosial. 

Dari penggalan cerita ini, yuk kita lihat apa sih sebenarnya healing itu? Apakah sama healing dengan self reward? Apakah healing harus dirayakan dengan belanja dan sekadar jalan-jalan?

Apa itu Self healing

Secara harfiyah, healing adalah penyembuhan. Dalam ilmu psikologi, healing adalah proses pemulihan yang umumnya terjadi akibat adanya gangguan psikologis, trauma, luka batin, yang disebabkan oleh diri sendiri atau orang lain. 

Self healing merupakan upaya penyembuhan diri dari luka batin dan gangguan psikologis lainnya. Dilakukan jika seseorang sedang menyimpan luka batin yang mengganggu sisi emosinya. 

Proses self healing hanya melibatkan diri sendiri untuk bangkit dari keterpurukan yang dialami.


Tujuan dari self healing sendiri adalah agar kita dapat memahami diri sendiri, memiliki pikiran dan sikap yang positif, menerima kekurangan dan ketidaksempurnaan diri, dan dapat merespon kejadian dengan sehat. 

Meditasi

Self Healing = Self Reward?

Jika dilihat dari trand yang ada, banyak orang yang menyamakan aktivitas self healing dengan self reward. 

Self reward merupakan pemberian kepada diri sendiri untuk menghargai diri sendiri. Biasanya setelah melalui hal yang sulit, atau menyelesaikan pekerjaan dan target dalam diri, seseorang memberikan hadiah kepada dirinya. 

Hal ini dinilai sangat bagus sekali. Ya terkadang kita memang butuh untuk memberikan apresiasi kepada diri sendiri atas kerja samanya untuk mencapai target atau menjadikan hidup kita lebih baik lagi. 

Tapi, ada hal yang perlu diperhatikan saat memberikan reward kepada diri sendiri. Jangan sampai memberikan reward yang justru akan menyusahkan diri kita. 

Contoh, kamu berhasil menyelesaikan semestermu dengan baik, kamu menghadiahi dirimu dengan smartphone dengan tipe terbaru, padahal keuanganmu sedang tidak mencukupi untuk itu. 

Baca juga: How to Cure Yourself With A Love Letter

Lalu kamu menghalalkan banyak cara yang merugikan dirimu untuk membeli sebuah smartphone. Artinya, jika ingin menghadiahi diri sendiri, hadiahilah dengan sesuai kemampuan, dan hadiah tersebut dapat memberikan semangat baru untuk dirimu. 

Jadi, self reward dan self healing adalah dua hal yang berbeda ya guys. Secara makna dan aktivitas, keduanya sangat berbeda. 

7 Hal yang Bisa Kamu Lakukan untuk Self Healing

Hal apa saja yang bisa dilakukan untuk self healing? Apakah dengan liburan ke Bali, belanja- belanja di Mall, atau staycation di hotel? 

Self healing penting sekali dilakukan untuk membantu penyembuhan diri dari luka batin, mempererat koneksi dan hubungan yang baik dengan diri sendiri, melatih diri untuk lebih mindful dan meningkatkan rasa cinta kepada diri. 

Yuk simak kegiatan yang dapat kamu lakukan untuk self healing.

  • Meditasi
  • Menulis jurnal harian
  • Melakukan praktik mindfulness
  • Meluangkan waktu untuk me time
  •  Berdialog dengan diri sendiri
  • Menulis surat untuk diri sendiri
  • Pergi ke tenaga profesional seperti psikolog atau psikiater 
Jadi, apakah jalan-jalan bisa dikatakan sebagai self healing? Bisa saja, asalkan dari perjalanan tersebut kamu bisa terkoneksi dengan dirimu. 

Kamu bisa melakukan dialog dengan dirimu sendiri, kamu dapat menerima kejadian yang tidak mengenakkan dalam hidupmu melalui perjalanan tersebut. 

Perjalanan tersebut memberikan dampak positif, produktif dalam hidupmu. 

0 Comments