Follow Us @soratemplates

Selasa, 13 April 2021

Di Balik Sebuah Nama Blog



2014, awal masuk kuliah aku memulai serius belajar menulis dan berani menuangkan isi kepalaku di blog. Biasanya semua tulisan akan hanya tercantum dalam buku tulis dan tentunya tidak pernah dibaca orang lain selain diriku sendiri. Awal kuliah aku mulai membuat kanal blog sendiri dan rajin menulis di sana. Tujuan awalnya hanya ingin berbagi tentang apa yang kurasakan dan hal hal yang terjadi dalam kehidupan perkuliahanku. 

Aku masih mengingat bagaimana semangatnya aku pergi ke warnet dekat kos untuk berselancar di blog. Menuliskan kejadian yang kualami hari itu berikut dengan perasaan-perasaannya. Aku seperti menemukan teman bercerita baru, hahaha. 

Saat itu yang kutahu hanya menulis, menulis, dan menulis. Kukira apa yang kutulis akan tersebar dengan sendirinya di internet dan semua orang bisa menjangkaunya, ternyata tidak semudah dan sesederhana itu. Banyak sekali hal yang perlu dipelajari agar tulisan-tulisanku bisa dijangkau banyak orang. 

Sebuah blog tidak terlepas dari sebuah nama, sebelum mengetahui betul pentingnya nama sebuah blog, aku memberi nama blogku sesuai dengan perasaanku waktu itu. The Winner, nama pertama blogku yang terinspirasi dari semangatku menjadi seorang pemenang. 

Meski menulis adalah hobi dan pekerjaan yang pasti kulakukan ketika aku penat, ada waktunya juga aku sangat malas dengan aktivitas ini. Blogku pernah terbengkalai begitu saja, ya kurang lebih tiga tahun. Lamaaa sekali bukaaan. 



Mengambil dari nama sendiri


Awal tahun 2018, aku berniat untuk kembali menulis di blog dengan serius. Niat ini diinisiasi dari sebuah pertanyaan yang saat itu sangat mengusik pikiranku. Kamu ingin dikenal sebagai apa? 
Berawal dari pertanyaan ini, aku mulai serius memikirkan segala hal tentang masa depan blogku. Mulai dari tujuan kembali menulis, nama, hingga sebagai apa blogku ingin dikenal pembaca. 

Alasan mengambil nama sendiri menjadi nama blog adalah bertujuan dengan personal branding. Memperkenalkan diri kepada banyak orang. Meninggalkan jejak jejak tulisan yang mungkin dan semoga akan menjadi jejak juga dalam pikiran seseorang lalu menginspirasinya. 

Teman tumbuh


Selain menamainya dengan nama sendiri, aku juga menampilkan teman tumbuh sebagai nama. Bukan tanpa alasan, aku ingin blog ini menjadi teman tumbuh bagiku dan bagi pembaca tulisanku. Atas misi itu, aku jadi banyak belajar tentang konten yang akan kutuliskan. Menimbang dan memperhitungkan kebenaran setiap informasi yang kusampaikan dan juga sebagai tempat aku mengasah kemampuanku. 

Meskipun hanya tulisan pada platform blog sendiri, bukan berarti aku bebas menuliskan apa saja dan memasukkan informasi dari mana saja tanpa memperhitungkan setiap kebenaran dari informasi tersebut. Jadi, semoga segala tulisan yang ada dalam blog ini bisa menjadi teman tumbuhku dan juga teman tumbuh kalian, para pembaca setia blog ini. 


Jika orang tua yang memberikan nama pada anaknya selain bertujuan untuk memberi tanda pengenal, juga menyelipkan banyak harapan dan doa. Pun begitu denganku. Blog ini sudah beberapa kali berganti nama hingga pada akhirnya namaku sendirilah yang menjadi nama dan branding blog ini. 

Kalau kalian, hal apa yang mendasari nama blog kalian? Jika belum memiliki nama blog, yuk segera dibuat blognya, heheheh. Akan banyak manfaat yang didapatkan dari kegiatan blogging, salah satu manfaat paling seru dan nikmatnya adalah pengalaman bertumbuh. Kalian akan melihat perkembangan tulisan, cara berpikir dan berargumen kalian melalui tulisan-tulisan kalian sendiri. Dari sana bisa dilihat perkembangan seperti apa yang sudah kalian alami. So, jangan ragu dan segera membuat tulisan pertama kalian di blog. 

Selamat belajar dan bertumbuh, dear teman tumbuh. 

3 komentar:

  1. Bener ada lomba blog nih. Aku BW udah nemuin 4 blog yang bahas tentang histori terbentuk nama blognya seperti apa.

    Halo kak Nisa, salam kenal yaa kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo juga kak Joko, terima kasih sudah BW. Sebenarnya bukan lomba blog, lebih ke challenge dari Blogger Perempuan selama ramadan.

      Hapus
    2. Bagi dong kak linknya, mau ikut sekalian mau asah nulis. Soalnya lw sendiri pengen nulis ini itu malah ga jadi2 kak.

      Hapus